Desa Wisata Jatiluwih

Tourist Destination

Booth Number : B121 / Hall 2

Pengawas : Badan Pengelola Daya Tarik Wisata Jatiluwih
Pengelola Pariwisata : Manajemen Operasional Daya Tarik Wisata Jatiluwih
Lokasi: Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali, Indonesia.

Visi: Menjadikan Jatiluwih sebagai destinasi pariwisata berkelanjutan kelas dunia yang melestarikan warisan budaya Subak, keindahan alam persawahan terasering, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pariwisata yang bertanggung jawab.

Misi:
1.Melestarikan Sistem Subak: Menjaga dan mengembangkan sistem irigasi tradisional Subak sebagai warisan budaya dunia UNESCO, sekaligus sebagai tulang punggung pertanian dan ekosistem di Jatiluwih.
2.Mengembangkan Pertanian Berkelanjutan: Mendorong praktik pertanian organik dan ramah lingkungan yang mendukung kualitas tanah, air, dan kesehatan masyarakat, serta menjadi daya tarik agrowisata.
3.Meningkatkan Kualitas Pariwisata Berkelanjutan: Menyediakan pengalaman pariwisata yang edukatif, otentik, dan bertanggung jawab, dengan penekanan pada pelestarian lingkungan dan budaya.
4.Memberdayakan Masyarakat Lokal: Melibatkan masyarakat dalam seluruh aspek pengembangan pariwisata, dari pengelolaan hingga penyediaan layanan, untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan secara adil.
5.Menjaga Kearifan Lokal dan Budaya: Melestarikan adat istiadat, tradisi, dan ritual budaya Bali yang terintegrasi dengan kehidupan pertanian di Jatiluwih.
6.Mengelola Lingkungan Secara Terintegrasi: Menerapkan sistem pengelolaan sampah, konservasi air, dan perlindungan keanekaragaman hayati secara efektif.
Nilai Inti:
Harmoni (Tri Hita Karana): Menjaga keseimbangan antara hubungan manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesama, dan manusia dengan alam.
Kelestarian: Komitmen jangka panjang terhadap pelestarian lingkungan dan budaya.
Kearifan Lokal: Menghargai dan menerapkan nilai-nilai serta praktik tradisional Bali.
Partisipasi Komunitas: Melibatkan aktif seluruh elemen masyarakat dalam pengembangan desa.
Keaslian: Menawarkan pengalaman otentik yang mencerminkan kehidupan dan budaya Bali.
Tanggung Jawab: Berkomitmen pada praktik pariwisata yang bertanggung jawab secara sosial, ekonomi, dan lingkungan.
Latar Belakang dan Keunikan: Desa Jatiluwih diakui secara global sebagai Warisan Budaya Dunia UNESCO sejak tahun 2012, berkat lanskap sawah teraseringnya yang memukau dan sistem irigasi Subak yang merupakan manifestasi kearifan lokal Bali. Pada tahun 2024, Jatiluwih dianugerahi sebagai Desa Wisata Terbaik Dunia oleh UN Tourism (Organisasi Pariwisata Dunia PBB), menegaskan komitmennya terhadap pariwisata berkelanjutan. Keunikan Jatiluwih terletak pada perpaduan sempurna antara keindahan alam, sistem pertanian tradisional yang lestari, dan budaya agraris yang hidup.
Produk dan Layanan Unggulan:
Trek Persawahan Terasering: Jalur trekking dan cycling yang bervariasi melintasi hamparan sawah hijau.
Ekowisata & Agrowisata: Tur edukasi tentang sistem Subak, pertanian organik, proses menanam padi, hingga panen.
Pengalaman Budaya Lokal: Demonstrasi cara hidup petani Bali, ritual pertanian, dan kuliner tradisional.
Kuliner Lokal: Restoran dan warung makan yang menyajikan hidangan dengan bahan-bahan segar dari hasil pertanian setempat.
Penginapan Berbasis Komunitas: Homestay dan penginapan yang dikelola oleh masyarakat lokal.
Pusat Informasi & Edukasi: Menyediakan informasi tentang Subak, sejarah Jatiluwih, dan panduan untuk pengunjung.
Penghargaan dan Pengakuan:
Warisan Budaya Dunia UNESCO (2012)
Desa Wisata Terbaik Dunia oleh UN Tourism (2024)
Berbagai penghargaan dan sertifikasi lokal terkait pariwisata berkelanjutan dan lingkungan.

Target Market